Tidak ada satupun manusia diciptakan sama didunia ini. Ada yang kaya, ada yang miskin. Ada yang tampan, gagah, cantik, namun juga ada yang tercipta dengan keadaan jelek, jauh dari sempurna, buruk rupa, bahkan cacat. Ada yang pandai, ada yang kurang pandai. Ada yang selalu saja mendapat keberuntungan, namun tidak sedikit yang sering mendapat kemalangan. Ada yang sudah berusaha setengah mati, tidak dapat mendapatkan apa yang diinginkan, pekerjaan, barang, makanan, kehidupan yang layak. Namun ada yang hidup santai, tapi sepertinya selalu bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Ada yang dengan mudah mendapatkan kasih sayang dari orang tua atau seseorang, namun ada yang sangat haus akan kasih sayang, tapi selalu merasa seolah-olah tidak ada yang perduli. Nah, dalam rubik renungan sederhana edisi perdana ini, saya akan memberitahukan sebuah rahasia besar, yang telah dipakai jutaan manusia yang mengerti dan ter ilham dengan rahasia ini. Saya tidak akan mengatakan untuk bahagia, manusia harus bekerja keras, mencari uang, dan menikmatinya. Ini bukan rubrik multilevel marketing, arisan, atau apapun. Rahasia ini akan saya bagikan dengan gratis, karena saya pun mendapatkannya dengan gratis. Sedikit cerita, saya pernah mengalami saat dimana hidup ini terasa sangat berat. Rasanya, hidup saya ini tidak seberuntung teman-teman yang lain. Memang, ada banyak kesalahan yang pernah saya lakukan dalam hidup ini, yang mengakibatkan pondasi-pondasi kehidupan ini menjadi luluh lantak, terikat narkotika, kemudian terjerat utang di sana-sini, kehilangan kepercayaan dari orang lain dan juga oleh diri saya sendiri, kehilangan harapan, sampai saya menemukan sebuah konsep sederhana tentang bahagia dan kesedihan. Konsep ini sangat-sangat sederhana, dan telah ditanamkan Tuhan dalam setiap hati dan pikiran kita. Namun sering, perasaan membanding-bandingkan dan juga kemilaunya dunia membuat kita buta, lupa bahwa kita memiliki satu harta yang indah untuk bisa menjadi bahagia. Saya akan berbagi dengan anda, saudara saya yang terkasih.
Harta itu disebut RASA SYUKUR...
Syukur, merupakan sebuah sikap tawakal, menerima segala hal, setiap pemberianNya, apakah itu rasa sedih, sakit, senang, atau bahagia, semuanya diterima dengan ucapan hati yang berkata : terima kasih Tuhan... penjualan meningkat, atau menurun, bahkan pada saat rugi menjelang, tetap bilang : Terima kasih Tuhan.... awalnya sangat sulit, mengapa sulit? Jelas sangat sulit, bagaimana bisa bersyukur saat kita didera musibah, kemalangan, bahkan datang dengan bertubi-tubi? Mudah jika yang terjadi adalah kegembiraan, kenaikan tingkatan, kenaikan gaji, kelahiran, dan semua hal yang membahagiakan.. Baik, jika pertanyaan anda bisakah bersyukur saat pedih menerjang kisi-kisi kehidupan kita? Jawabnya : Bisa... dan jika anda bertanya bagaimana caranya? Mudah, mulailah dari komponen mulut anda, ucapkan kata-kata : Terima kasih Tuhan, alhamdulillah, atau apapun pengucapannya menurut kepercayaan anda. Bangun pagi, ucapkan terima kasih, sesudah mandi, terimakasih. Sampai anda mendapati malam tiba dan waktunya untuk beristirahat, jangan pernah dalam setiap kurun waktu 1-2 jam anda melewatkan kata Terima kasih Tuhan. Dalam beberapa hari kedepan, anda akan mendapatkan hidup yang berbeda. Anda menjadi bahagia dalam setiap situasi dan kondisi. Bahagia hanya dimiliki oleh para ahli syukur, dan hanya kepada ahli-ahli syukur, kebahagiaan tinggal diam dan bersemi di setiap musim, baik waktu kemarau atau hujan. Mulai saat ini, saya menantang anda untuk bisa menjadi bahagia dengan bersyukur... BERANI???